Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Artikel Kesehatan » Penyakit varises, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit varises, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

(45 Views) Juni 1, 2017 3:09 pm | Published by | No comment

Penyakit varises, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit varises, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya – Varises ialah pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena yang biasa terjadi di bagian kaki karena penumpukan darah.

Penyakit varises, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Mereka yang menderita varises, pembuluh vena mereka akan tampak menonjol keluar berwarna biru/ungu tua. Terkadang bentuknya menyerupai tali berpilin atau simpul.

Gejala penyakit varises

Tanda dan gejala orang dengan varises dapat dilihat dari kemunculan pembuluh vena dibalik kulit yang terlihat menonjol atau bengkak. Terkadang pembuluh tersebut terlihat seperti tali berpilin berwarna biru/ungu tua.

Ciri-ciri lainnya dapat berupa kaki yang terasa sangat sakit, panas, berdenyut-denyut, pembengkakan pada kaki bagian bawah (termasuk pergelangan kaki), kaki terasa sangat berat dan tak nyaman, kulit di daerah varises terlihat kering, gatal dan kram otot kaki.

Bila varises masih tergolong ringan, penderita akan jarang merasakan gejala. Gejala varises terlebih akan semakin terasa saat penderita berdiri terlalu lama tinggal/di area dengan cuaca hangat. Untuk sedikit membantu meredakannya, cobalah gerak jalan santai sebentar atau istirahatkan sembari duduk/berbaring dengan memposisikan kaki diatas bantalan sebagai penyangga untuk mengangkat kaki.

Penyebab penyakit varises

Berikut ini merupakan beberapa faktor pemicu kerusakan pada katup pembuluh vena dan tingkatkan resiko seseorang terserang varises, antara lain :

  • Berdiri terlalu lama. Kebiasaan ini mampu sebabkan darah di vena kaki mengalami kesulitan untuk mengalir ke jantung.
  • Usia. Semakin tua usia seseorang maka keelastisitasan vena juga akan semakin berkurang. Pastinya hal ini bisa mengurangi kinerja katup karena ikut melemah. Bila sudah seperti ini, darah dengan mudah melawan arus dan mengendap didalam pembuluh vena.
  • Kehamilan. Varises biasanya mulai tampak saat rahim mulai membesar dan volume darah mengalami peningkatan sehingga akan semakin memberikan tekanan terhadap vena. Selain karena tekanan, kadar hormon yang meningkat selama kehamilan juga bisa membuat otot vena lebih rileks dan hal ini berimbas kepada perlindungan katup yang melemah. Karena itulah, varises terbentuk.
  • Faktor keturunan. Peluang Anda untuk merasakan kondisi ini akan lebih besar jika diketahui mempunyai keluarga berpenyakit sama.
  • Obesitas. Tekanan pada vena kaki akan bertambah bila bobot tubuh Anda besar juga. Selain menyulitkan vena dalam mendorong darah ke jantung, tekanan besar juga dapat memperlemah katup sehingga terjadi arus balik darah.
  • Masalah kesehatan lain. Seperti cacat pembuluh darah, pembengkakan atau tumor didalam rongga pinggul dan penyakit-penyakit yang membuat darah menggumpal.

Bahaya penyakit varises

Varises jangan Anda anggap enteng dan harus segera ditangani dengan benar. Bila varises sudah terjadi selama bertahun-tahun, maka terganggunya aliran darah didalam pembuluh vena berpotensi memunculkan

komplikasi bahaya, seperti:

  1. Tromboflebitis,
  2. Trombosis vena dalam.
  3. Tukak/luka terbuka.
  4. Pendarahan..
  5. Eksim varises.

Pengobatan penyakit varises

Berikut ini sejumlah contoh pengobatan yang mungkin akan disarankan oleh dokter, di antaranya:

  • Injeksi skleroterapi

Menyuntikan cairan khusus ke dalam  pembuluh vena yang menderita varises dengan tujuan membentuk luka yang mampu menutup saluran darah tersebut. Selain dengan cairan khusus, ada teknik skleroterapi terbaru dengan menyuntikkan zat yang menyerupai busa.

  • Radiofrekuensi

Langkah ini memiliki tujuan untuk menutup pembuluh vena yang mengalami pembengkakan cukup besar karena varises membakar dindingnya menggunakan energi radiofekuensi. Setelah dibakar, dinding pembuluh vena akan runtuh dan menutup saluran tersebut.

Setelah pembuluh vena yang mengalami varises terkunci, darah secara otomatis akan mengalir secara alami melewati vena lain yang masih sehat. Untuk mendapatkan energi radiofrekuensi secara tepat sasaran, dokter membutuhkan bantuan USG dan kateter. Efek samping radiofrekuensi bisa berupa kesemutan.

  • Laser

Pengobatan dengan cara menembakkan sinar laser juga memiliki tujuan yang sama yaitu menutup pembuluh vena yang mengalami varises.  ini juga dibantu dengan kateter dan USG. Efek samping sinar laser bisa berupa nyeri dan memar di bagian varises cara ini atau kaki terasa keras.

  • Bedah terbuka

Ini merupakan prosedur pengangkatan pembuluh vena yang terkena varises melalui irisan yang dibuat di permukaan kulit

Post by : jelly gamat qnc

Penyakit varises, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Categorised in:

No comment for Penyakit varises, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *