Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Artikel Kesehatan » Penyakit tumor, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit tumor, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

(32 Views) Mei 31, 2017 2:00 pm | Published by | No comment

Penyakit tumor, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit tumor, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya – Tumor ialah pertumbuhan sel–sel tubuh yang abnormal. Sel adalah unit terkecil yang menyusun jaringan tubuh manusia. Masing–masing sel mengandung gen yang memiliki fungsi untuk menentukan pertumbuhan, perkembangan atau perbaikan yang berlangsung di dalam tubuh.

Penyakit tumor, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Terdapat beberapa gen yang memiliki fungsi untuk mengontrol apakah suatu sel harus mati, membelah diri, dan/atau berubah menjadi bentuk tertentu (misalnya: sel saraf/sel otot). Jika perubahan atau mutasi pada gen–gen tersebut terjadi, maka kontrol pertumbuhan sel akan terganggu.

Pada keadaan ini, sel–sel tua tak mati meskipun sudah saatnya, dan sel–sel baru akan terbentuk walaupun tubuh tidak membutuhkannya. Alhasil, sel–sel tambahan ini berkumpul dan membentuk suatu massa atau yang sering disebut dengan tumor.

Saat mendengar kata tumor, tidak sedikit orang akan mengira bahwa penyakit ini pasti sangat mematikan. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena tumor di bagi menjadi dua kategori, yakni tumor jinak dan tumor ganas. Penyakit tumor, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Tumor jinak hanya berkembang di satu bagian tubuh dan tidak menyebar ataupun menyerang bagian lain. Sedangkan tumor ganas atau kanker ialah tumor yang mampu menyerang jaringan disekitarnya, masuk ke dalam pembuluh darah, lalu menyebar ke bagian tubuh lain. Biasanya, tumor jinak tak akan tumbuh lagi setelah melakukan pengangkatan tumor, sementara tumor ganas mempunyai kemungkinan untuk kambuh.

Penyebab Tumor

Sampai saat ini, penyebab pasti tumbuhnya tumor belum diketahui. Tumor jinak dan ganas mempunyai penyebab yang hampir sama, di antaranya :

  • Merokok

Merokok kerap dihubungkan dengan beragam jenis kanker seperti misalnya leukimia (kanker sel darah putih), dan kanker diberbagai organ lain seperti paru, kerongkongan (esofagus), mulut, pankreas, lambung dan ginjal. Amerika Serikat mencatat bahwa merokok bertanggungjawab terhadap 30% dari seluruh kematian yang diakibatkan kanker.

  • Infeksi

Terdapat beberapa virus dan bakteri yang mempunyai kemampuan untuk sebabkan kanker, yaitu :

  1. Human papilloma virus yang tingkatkan resiko kanker serviks (mulut rahim), vagina, penis, anus dan orofaring
  2. Virus hepatitis B dan hepatitis C yang tingkatkan resiko kanker hati
  3. Helicobacter pylori yang tingkatkan resiko kanker lambung
  4. Epstein–Barr virus yang tingkatkan resiko limfoma Burkitt
  • Obat–obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh

Obat–obatan jenis ini digunakan saat situasi tertentu, misalnya pada pasien yang baru saja mendapatkan transplantasi organ. Obat–obatan tersebut mampu meningkatkan resiko terjadinya kanker sebab bisa menurunkan kemampuan tubuh untuk memerangi pertumbuhan sel kanker. Penyakit tumor, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

  • Radiasi

Ada 2 jenis radiasi yang diyakini berpotensi meningkatkan resiko kanker, yaitu radiasi ultraviolet dari cahaya matahari dan radiasi ion dari peralatan medis berupa fluoroskopi, CT scan, sinar-X, dan radiasi terapi nuklir.

  • Pola makan

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi buah–buahan dan sayuran mampu menurunkan resiko kanker kolorektal, dan berfungsi untuk lindungi tubuh dari kanker pada mulut, lambung, kerongkongan dan paru–paru. Bukan hanya itu, pola makan yang kaya akan lemak, kalori, protein dan daging merah diduga mampu meningkatkan resiko terjadinya kanker kolorektal, walaupun masih diperlukan riset lebih lanjut untuk membuktikannya.

  • Konsumsi alkohol

Berbagai riset sudah menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi alkohol berhubungan erat dengan meningkatnya resiko kanker mulut, kerongkongan, hati, payudara, dan kolorektal.

  • Aktifitas Fisik

Beberapa riset menyimpulkan bahwa orang yang aktif secara fisik mempunyai resiko lebih rendah untuk menglami kanker kolorektal jika dibanding mereka yang tak aktif. Dan beberapa riset lain juga menyebutkan bahwa aktifitas fisik mampu membantu memerangi kanker payudara dan kanker endometrium pada wanita setelah menopause.

  • Obesitas atau kelebihan berat badan

Beragam jenis kanker yang mungkin terjadi akibat obesitas antara lain kanker payudara pasca menopause, kanker kolorektal, rahim, ginjal, esofagus, dan pankreas. Akan tetapi belum ada bukti pasti apakah penurunan berat badan pada penderita obesitas dapat menurunkan resiko terkena kanker.

  • Diabetes

Diabetes dan kanker mempunyai faktor resiko yang hampir serupa, yakni usia tua, merokok, obesitas, pola makan yang buruk dan kurangnya aktifitas fisik. Oleh karena itu, susah ditentukan apakah faktor resiko kanker meningkat karena diabetes atau karena faktor–faktor resiko tersebut.

  • Faktor resiko lingkungan

Paparan terhadap berbagai bahan kimia dilingkungan sudah banyak dihubungkan dengan resiko terjadinya kanker. Seperti resiko kanker paru dapat meningkat karena polusi udara, asap rokok dan asbestos. Tembaga yang terkandung di dalam Air minum bisa meningkatkan resiko kanker pada saluran cerna, kulit dan paru.

  • Keturunan atau Genetik

Tidak semua jenis kanker memiliki sifat genetik. Akan tetapi pada beberapa kasus, mutasi gen mampu diturunkan kepada anggota keluarga, seperti gen BRCA1. Wanita yang sejak awal mempunyai gen BRCA1 memiliki kemungkinan 80% untuk mengalami kanker payudara. Jenis kanker lain yang mampu diturunkan kepada anggota keluarga mencakup kanker ovarium, melanoma, prostat, rahim, limfoma Hodgkin, limfoma non-Hodgkin, dan retinoblastoma.

Gejala–gejala Tumor

Tumor bisa sebabkan berbagai gejala. Adapun beberapa gejala dan tanda klinis umumnya dapat berupa:

  1. Sering merasa tak sehat.
  2. Kelelahan.
  3. Kehilangan nafsu makan.
  4. Demam dan menggigil.
  5. Berkeringat di malam hari.
  6. Berat badan mengalami penurunan tanpa ada penyebab yang jelas.

Meskipun demikian, setiap tumor mempunyai indikasi yang berbeda-beda tergantung dengan jenis serta lokasi pertumbuhannya. Misalnya, tumor otak bisa memunculkan gejala sakit kepala tak tertahankan, mual dan muntah secara tiba-tiba, dan kejang. Sedangkan gejala tumor paru jinak bisa berupa batuk berkelanjutan lalu bertambah parah hingga pada akhirnya menjadi batuk darah, sesak nafas, rasa sakit pada dada dan kelelahan.

Ada juga, jenis tumor ganas yang bahkan tidak memunculkan gejala sampai pada tahap stadium lanjut, seperti kanker serviks dan kanker hati. Itulah sebabnya Anda sangat disarankan untuk selalu waspada dan periksakan diri ke dokter bila mengalami kondisi yang dirasa janggal walau sekilas terlihat ringan.

Pengobatan Tumor

Jika Anda sudah terdiagnosis positif menderita jenis tumor tertentu, dokter akan membantu Anda untuk menentukan langkah cara pengobatan yang tepat. Langkah pengobatan tumor yang bisa Anda jalankan tergantung dengan jenis dan lokasi tumbuhnya tumor serta tingkat keganasan tumor.

Ada sejumlah metode pengobatan untuk mengatasi tumor ganas. Cara yang umumnya disarankan meliputi :

  1. Operasi pengangkatan,
  2. Kemoterapi,
  3. Radioterapi,
  4. Terapi biologis,
  5. Terapi target yang hanya untuk mencari/menyerang sel–sel kanker.

Umumnya pasien memerlukan kombinasi dari 3 metode, yakni operasi pengangkatan, kemoterapi dan radioterapi.

Apabila tumor ganas masih terletak pada satu lokasi dan belum menyebar, biasanya kanker tersebut akan diangkat melalui tindakan operasi.

Tumor jinak umumnya bisa diangkat. Tapi jika tidak mengganggu kinerja organ dan tidak memiliki efek buruk terhadap kesehatan, tumor jinak kadang-kadang tidak perlu diangkat.

Semakin dini tumor terdeteksi, semakin tinggi pula kemungkinan pasien untuk sembuh. Oleh sebab itu, semua tumor (ganas dan jinak) ada baiknya segera didiagnosis dan diatasi karena berpotensi memunculkan berbagai komplikasi kesehatan jika dibiarkan.

Post by : jellygamatqnc.net

Penyakit tumor, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Save

Categorised in:

No comment for Penyakit tumor, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *