Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Artikel Kesehatan » Penyakit Malaria, Penyebab, Gejala, Bahaya dan Pengobatannya

Penyakit Malaria, Penyebab, Gejala, Bahaya dan Pengobatannya

(56 Views) Mei 2, 2017 2:26 pm | Published by | No comment

Penyakit Malaria, Penyebab, Gejala, Bahaya dan Pengobatannya

Penyakit Malaria, Penyebab, Gejala, Bahaya dan Pengobatannya – Malaria ialah penyakit yang menyebar melalui gigitan nyamuk yang telah terinfeksi parasit. Infeksi malaria dapat terjadi hanya dengan satu gigitan nyamuk. Bila tidak sampai ditangani dengan tepat, penyakit ini mampu sebabkan kematian.

Penyakit Malaria, Penyebab, Gejala, Bahaya dan Pengobatannya

Jarang sekali malaria menular secara langusng dari satu orang ke orang lainnya. Penyakit ini mampu menular bila terjadi kontak langsung dengan darah penderita. Janin didalam kandungan juga dapat terinfeksi malaria sebab tertular dari darah ibu.

Penderita Malaria di Indonesia..

Indonesia bersama negara negara lain diseluruh dunia bergabung dalam sebuah komitmen global yaitu Millenium Development Goals (MDGs) untuk membasmi sejumlah penyakit, salah satunya malaria.

Angka kejadian malaria di suatu wilayah ditentukan dengan Annual Parasite Incidence (API) pertahun. API adalah julah kasus positif malaria per 1.000 penduduk tiap tahunnya.

Program MDGs terus menunjukkan keberhasilan, yang ditunjukkan dengan API malaria di Indonesia terus menerus mengalami penurunan sejak 2011 sampai 2015. Di tahun 2011, ada 1.75 kasus malaria per 1.000 penduduk, sementara pada tahun 2015, angka menurun menjadi 0.85 kasus malaria per 1.000 penduduk.

Walaupun sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan, Indonesia masih belum bisa bebas dari penyakit malaria, terlebih di Indonesia bagian Timur. Wilayah seperti Papua, Maluku, NTT, dan Bengkulu adalah penyumbang terbanyak angka kejadian penyakit malaria di Indonesia.

Penyebab Malaria

Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium. Sebenarnya ada banyak jenis parasit Plasmodium, namun hanya lima jenis yang sebabkan malaria pada manusia. Anopheles betina merupakan satu-satunya nyamuk yang menyebarkan Parasit Plasmodium. Umumnya, dua jenis parasit di Indonesia yang sering menginfeksi ialah Plasmodium vivax dan Plasmodium falciparum.

Gigitan nyamuk malaria seringnya terjadi di malam hari. Setelah terjadi gigitan, parasit akan masuk kedalam aliran darah. Penyebaran penyakit malaria juga dapat terjadi melalui pemakaian jarum suntik secara bergantian atau melalui transfusi darah. Walaupun kasus ini jarang terjadi, Anda harus tetap berhati-hati.

Gejala Malaria

Gejala malaria muncul bila Anda digigit oleh nyamuk yang telah terinfeksi parasit Plasmodium. Waktu antara gigitan nyamuk malaria dan dimulainya gejala (Masa inkubasi) tergantung pada jenis parasit yang menginfeksi. Masa inkubasi Plasmodium falciparum yaitu sekitar 1-2 minggu, sementara untuk Plasmodium vivax yaitu 2-3 minggu. Kedua jenis parasit itulah penyebab malaria paling umum di Indonesia.

Tanda dan gejala awal dari malaria, antara lain :

  • Demam tinggi
  • Berkeringat dingin
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Kejang
  • Diare
  • Anemia
  • Mual dan muntah-muntah
  • Tinja berdarah

Pada masa inkubasi awal, gejala malaria seperti demam dan sakit kepala kerpa kali hanya bersifat ringan dan sering di salah artikan dengan penyakit umum lainnya. Akan tetapi, hal ini dapat menjadi berbahaya jika jenis parasit yang menggigit Anda yaitu Plasmodium falciparum. Jenis parasit ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kondisi serius atau bahkan mengancam nyawa jika tidak segera diatasi dalam waktu 24 jam.

Untuk itu, segera temui dokter bila muncul gejala yang dicurigai malaria, terlebih lagi jika Anda sedang atau sudah bepergian kedaerah endemis malaria di Indonesia, agar pengobatan dapat segera dimulai.

Komplikasi Malaria

Penyakit malaria akan mempunyai dampak lebih buruk bila terjadi pada bayi, wanita hamil, anak kecil, dan orang tua. Malaria memiliki potensi untuk membuat ketahanan tubuh menurun secara drastis dalam waktu yang sangat singkat. Karena itulah, pengobatannya perlu dilakukan dengan cepat.

Bila malaria tidak secepatnya ditangani sejak awal, malaria dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti gagalnya organ tubuh, anemia parah, dehidrasi, dan beberapa keadaan lainnya.

Pengobatan Malaria

Penderita malaria dapat sembuh total bila diobati dan dirawat dengan tepat. Berbagai jenis obat obatan antimalaria digunakan untuk mengobati dan mencegah penularan malaria.

Obat obatan yang diberikan tergantung pada beberapa hal, yakni tingkat keparahan gejalanya, jenis parasit yang menjadi menyebabkannya, lokasi penularan malaria, dan kondisi pasien. Bila pasien sedang hamil, pengobatannya akan berbeda dengan pengidap yang sedang tidak hamil.

Post by : jellygamatqnc.net

Penyakit Malaria, Penyebab, Gejala, Bahaya dan Pengobatannya

Categorised in:

No comment for Penyakit Malaria, Penyebab, Gejala, Bahaya dan Pengobatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *