Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Artikel Kesehatan » Penyakit kurap, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit kurap, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

(97 Views) Mei 20, 2017 1:28 pm | Published by | No comment

Penyakit kurap, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit kurap, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya – Kurap (tiniea corporis) adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh jamur. Jika penyakit ini menyerang kulit, area yang terinfeksi jamur akan memunculkan lingkaran berwarna merah jambu yang tampak seperti cacing sedang melingkar membentuk cincin. Penyakit ini juga dapat menyerang siapapun termasuk anak-anak.

Penyakit kurap, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit kurap di Indonesia sendiri juga dikenal dengan sebutan kadas. Jamur dermatofita adalah jamur yang menyebabkan munculnya kurap, secara ilmu biologi terbagi atas tiga genus, yakni mycrosporum, trichophyton dan epidermophyton.

Walaupun kurap bukan penyakit yang mematikan dan bahkan sering dianggap sepele, namun adanya kurap akan mengurangi kepercayaan diri seseorang karena terkesan kurang menjaga kebersihan. Terlebih, penderita akan merasa tak nyaman, sebab akan terasa gatal di bagian kulit yang terkena kurap tersebut.

Penyebab Kurap

Sebagaimana yang sudah disebutkan diatas bahwa kurap disebabkan oleh jamur dermatofita. Jamur ini mampu bertahan hidup pada kulit disebabkan oleh adanya keratin yang tak lain adalah bahan dasar dari jaringan kulit, kuku, dan rambut. Keratin itulah yang membantu jamur dermatofita untuk terus bertahan hidup.

Proses penyebaran jamur dapat terjadi akibat adanya kontak secara langsung dengan manusia, hewan, objek dan bahkan tanah. Sehingga memudahkan penyakit kurap untuk menular pada orang lain. Beberapa orang yang mudah sekali untuk tertular kurap, ialah :

  • Orang dengan Obesitas (kelebihan berat badan)
  • Orang dengan diabetes tipe 1
  • Anak-anak
  • Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuhnya menurun (seperti penderita HIV atau pengguna tablet steroid)
  • Manula
  • Orang dengan aterosklerosis (radang pembuluh darah)
  • Orang yang memiliki sirkulasi darah yang buruk
  • Orang yang mengalami infeksi jamur sebelumnya

Gejala Kurap

Gejala utama dari kurap yang mudah dikenali dengan timbulnya ruam, yaitu adanya perubahan warna pada kulit sehingga memunculkan rasa gatal, iritasi, mengelupas, bersisik atau lainnya.

Ruam biasa memiliki warna kemerahan yang berbentuk cincin dengan garis luar yang tak beraturan. Lingkaran ruam juga bisa melebar dan timbul dibagian tubuh mana pun sehingga jika tingkat keparahannya telah berlanjut, maka ruam akan membentuk benjolan dan kadang-kadang melepuh.

Pengobatan Kurap

Jika Anda terkena penyakit kurap, beberapa langkah cara pengobatan secara umum dapat Anda lakukan sendiri maupun menggunakan obat antijamur.

Langkah perawatan sendiri

Langkah perawatan yang dapat dilakukan, di antaranya:

  • Menggunakan pakaian berbahan lembut, seperti katun agar tak memperburuk iritasi yang terjadi pada kulit dan usahankan untuk menggunakan pakaian longgar.
  • Membersihkan bagian yang terkena kurap secara teratur. Uahakan terjaga dalam keadaan kering, artinya jangan terlalu sering terkena air.
  • Mengganti dan mencuci handuk, pakaian, dan seprai, disarankan untuk lebih sering dari biasanya selama kurap belum sembuh.

Menggunakan obat antijamur

Perawatan dengan menggunakan obat dapat dilakukan dengan cara menggunakan resep dari dokter maupun membeli obat-obat antijamur yang banyak dijual di apotik.. Jenis obat yang dipilih bisa beragam tergantung dengan selera dan kondisi penderita, dapat berbentuk salep, krim maupun obat tablet. Jika memilih untuk menggunakan obat jenis tablet ada baiknya lakukan pemeriksaan dan konsultasi terlebih dahulu ke dokter.

Penyakit kurap ada baiknya tidak dianggap sepele walaupun bukan menjadi salah satu penyakit berbahaya dan mematikan. Sebab terkadang, kurap tak selalu bereaksi dengan benar terhadap obat-obatan yang dikonsumsi, baik berbentuk krim (dioles) maupun berbentuk tablet (diminum).Sehingga kurap dapat saja untuk kambuh dan bahkan setelah pengobatan tampaknya berhasil.

Oleh sebab itu, ada baiknya lakukan pencegahan, seperti misalnya menjaga kebersihan tubuh. Mulailah dari menjaga kebersihan diri sendiri, lalu orang terdekat (keluarga), kemudian lingkungan di sekitar. Ingat, mencegah akan jauh lebih baik daripada mengobati.

Post by : jellygamatqnc.net

Penyakit kurap, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Categorised in:

No comment for Penyakit kurap, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *