Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Artikel Kesehatan » Penyakit Kuning, Penyebab, Gejala, Bahaya, dan Pengobatannya

Penyakit Kuning, Penyebab, Gejala, Bahaya, dan Pengobatannya

(26 Views) Mei 1, 2017 2:41 pm | Published by | No comment

Penyakit Kuning, Penyebab, Gejala, Bahaya, dan Pengobatannya

Penyakit Kuning, Penyebab, Gejala, Bahaya, dan Pengobatannya – Penyakit kuning ialah kondisi yang ditandai oleh menguningnya kulit, bagian putih dari mata (sklera), serta membran mukosa hidung dan mulut sebagai akibat penumpukan bilirubin didalam darah dan jaringan jaringan tubuh lain. Tanda dan gejala lainnya dapat berupa urine berwarna keruh atau gelap dan tinja berwarna pucat.

Penyakit Kuning, Penyebab, Gejala, Bahaya, dan Pengobatannya

Pembentukan bilirubin terjadi saat hemoglobin terurai akibat proses pembaruansel darah merah yang sudah rusak atau tua. Setelah bilirubin terbentuk, zat ini lalu masuk ke pembuluh darah untuk di bawa ke hati. Didalam organ ini, bilirubin akan bercampur dengan empedu. Bilirubin yang telah bercampur tersebut lalu dipindahkan ke saluran pencernaan melalui saluran empedu, sebelum akhirnya dibuang ke luar tubuh bersama urine dan tinja.

Bila proses diatas mengalami gangguan dan bilirubin terlambat masuk ke hati atau empedu, maka zat ini akan menumpuk didalam darah dan mengendap di kulit sehingga tampaklah gejala sakit kuning.

Penyebab Penyakit Kuning

Berdasarkan letakterjadinya gangguan tersebut, penyakit kuning terbagi menjadi menjadi 3 jenis. Di antaranya :

  • Pre–hepatic

Pada kondisi ini gangguan berada pada sel darah merah. Sel darah merah mengalami penguraian yang terlalu cepat sehingga berakibat pada kadar bilirubin meningkat pesat. Tingginya kadar bilirubin didalam aliran darah bisa membuat organ hati kewalahan saat melakukan metabolisme, sehingga timbullah tanda dan gejala penyakit kuning.

  • Intra-hepatic

Pada kondisi ini gangguan ada pada hati. Organ ini mengalami kerusakan, sehingga tidak mampu memproses bilirubin.

  • Post-hepatic

Pada kondisi ini gangguan terletak didalam saluran empedu. Gangguan dapat berupa inflamasi, penyumbatan, atau bahkan kerusakan pada jaringan. Bila saluran empedu mengalami gangguan, maka proses pemindahan bilirubin kedalam saluran pencernaan tidak akan berjalan dengan lancar.

Gejala Penyakit Kuning

Gejala sakit kuning bisa dilihat dari gejala-gejala yang sering ditimbulkan, seperti :

  • Urine kuning

merupakan gejala umum dari sakit kuning, perubahan warn urine menjadi kuning tua diakibatkan oleh penurunan asupan air yang akhirmya berkonsentrasi pada urin.

  • Kulit dan mata menguning

gejala ini kerap dianggap sebagai ciri kulit pucat karena anemia, sementara pada orang dengan warna kulit gelap, gejala ini akan sulit dideteksi.

  • Sakit pada perut

gejala sakit pada perut terjadi disisi perut bagian bawah tulang rusuk dan tersambung hingga ke pinggul bagian atas, sebab menjadi indikasi penyakit kuning yang disebabkan oleh kerusakan batu empedu atau sel hati.

  • Sakit sendi

Gejala ini terjadi disebabkan oleh beberapa alasan. bila terjadi komplikasi dengan gejala yang berhubungan dengan penyakit kuning, maka harus segera memeriksakan gejala kepada dokter.

  • Hilangnya nafsu makan

hampir gejala ini sering tidak disadari, namun hal ini adalah gejala awal terjadinya sakit kuning. Bila hal ini terus berlanjut kemudian disusul dengan gejala muntah dan urin yang berwarna kuning.

  • Gatal

biasanya gejala ini menyerang sakit kuning jenis obstruktif yang membuat saluran empedu tersumbat dan gagal dalam memberikan empedu untuk metabolisme billirubin.

Bahaya Penyakit Kuning

Penyakit kuning yaitu penyakit yang mampu berpotensi menjadi sangat berbahaya bahkan bisa sampai membuat penderitanya mempunyai risiko tinggi untuk terkena kanker hati. Pada kasus yang lebih berat, pengidap penyakit kuning ada yang sampai meninggal dunia akibat keganasan penyakit kuning.

Maka dari itu bagi anda yang tidak ingin mempunyai risiko tinggi untuk terkena Bahaya Penyakit Kuning, maka segeralah lakukan pengobatan sedini mungkin.

Berikut adalah Bahaya penyakit Kuning :

  • Peradangan.
  • Pembengkakan pada hati.
  • Kerusakan pada hati.
  • Kanker hati.
  • Kematian.

Pengobatan Penyakit Kuning

Pengobatan pada sakit kuning tergantung jenis dan penyebabnya. Dalam kasus penyakit kuning pre-hepatic, tujuan pengobatan yaitu untuk mengantisipasi penguraian seldarah merah yang terlalu cepat sehingga penumpukan bilirubin bisa dicegah.

Pada kasus penyakit kuning intra-hepatic, tujuan dilakukannya pengobatan yaitu untuk memperbaiki kerusakan pada hati dan mencegah penyebarluasan kerusakan pada organ tersebut. Misalnya, bila kerusakan hati disebabkan oleh karena konsumsi minuman beralkohol berlebih, maka penderita wajib membatasinya.

Bila disebabkan oleh paparan zat kimia tertentu, maka penderita harus menghindarinya. Jika kerusakan hati disebabkan oleh infeksi virus (misalnya pada penyakit demam kelenjar atau hepatitis viral), maka penggunaan obat antivirus mungkin akan dibutuhkan. Namun apabila kerusakan pada hati sudah terlalu parah dan sulit diperbaiki, maka dokter kemungkinan akan menyarankan operasi transplantasi atau pencangkokan hati.

Pada kasus penyakit kuning post-hepatic, tujuan pengobatan ialah untuk melenyapkan penyumbatan di dalam saluran empedu guna memperlancar pembuangan hemoglobin yang telah bercampur dengan cairan empedu ke saluran pencernaan. Secara umum, pengobatan pada kasus ini yaitu melalui pembedahan. Bila dirasa perlu, dokter akan melakukan pengangkatan kandung empedu atau sebagian pankreas yang bermasalah untuk mencegah adanya penyumbatan lagi di masa mendatang.

Post by : jellygamatqnc.net

Penyakit Kuning, Penyebab, Gejala, Bahaya, dan Pengobatannya

Save

Categorised in:

No comment for Penyakit Kuning, Penyebab, Gejala, Bahaya, dan Pengobatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *