Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Artikel Kesehatan » Penyakit Kudis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit Kudis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

(145 Views) Juni 4, 2017 9:00 am | Published by | No comment

Penyakit Kudis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit Kudis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya – Kudis atau juga dikenal dengan nama scabies ialah kondisi kulit gatal akibat tungau yang bernama Sarcoptes scabiei. Setelah bereproduksi diatas permukaan kulit, tungau kemudian masuk ke dalam kulit untuk bertelur. Hal ini akan menyebabkan kulit terasa sangat gatal di daerah tersebut sebagai tanda adanya reaksi alergi.

Penyakit Kudis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Saat malam hari, rasa gatal bisa meningkat. Tungau yang tak terlihat oleh kasat mata itu mampu berada di dalam kulit hingga dua bulan. Kudis di anggap sebagai penyakit menular yang mampu menyebar dengan sangat cepat melalui kontak secara langsung,misalnya kontak fisik dengan anggota keluarga di rumah, kelas sekolah, play group anak, panti jompo atau penjara.

  • Gejala

Setelah terkena paparan awal terhadap kudis, seseorang bisa mempunyai gejala penyakit setelah enam minggu. Dan apabila sebelumnya Anda pernah terkena kudis, Anda mungkin beresiko kambuh lebih cepat, yaitu sekitar beberapa hari setelah terkena paparan.

Gejala kudis di antaranya :

  1. Ruam dan rasa gatal tak tertahankan, sering memburuk di malam hari
  2. Jejak seperti galian yang tipis dan tak teratur
  3. Kulit melepuh atau ada benjolan seperti jerawat yang kecil
  4. Anda juga mungkin menderita scabies Norwegia dimana hal ini ditandai dengan kudis yang mengeras dan kerak tebal yang mengandung ribuan tungau dan telur di dalamnya
  5. Kerak yang menebal, berwarna keabuan-abuan dan sangat mudah mengelupas ketika disentuh

Pada orang dewasa dan anak-anak, kudis paling sering ditemukan di bagian :

  1. Ketiak
  2. Sekitar pinggang
  3. Antara jari tangan
  4. Sekitar payudara
  5. Atas siku bagian dalam
  6. Pantat
  7. Atas tulang belikat
  8. Sekitar kelamin pria
  9. Dalam pergelangan tangan
  10. Lutut
  11. Telapak kaki

Pada bayi dan balita, mereka mungkin akan mengalami kudis di bagian :

  1. Wajah
  2. Leher
  3. Telapak tangan
  4. Telapak kaki
  5. Kulit kepala

Beberapa tanda atau gejala lainnya mungkin tidak tertulis di atas. Bila Anda merasa khawatir mengenai gejala tersebut, ada baiknya untuk segera berkonsultasi pada dokter.

  • Penyebab

Tungau berkaki delapan merupakan penyebab kudis pada tubuh manusia, ukuran tungau sangat kecil sekali sehingga tidak bisa dilihat dengan kasat mata. Tungau betina menggali dibawah kulit serta membuat saluran untuk mereka yang nantinya digunakan untuk bertelur.

Setelah telur menetas, larva tungau akan bergerak menuju permukaan kulit untuk berkembang, lalu mereka bisa dengan mudah menyebar ke daerah kulit Anda lainnya ataupun kulit orang lain. Tungau, telur serta kotoran mereka dapat membuat Anda merasa gatal-gatal. Hal ini terjadi sebagai reaksi alergi tubuh terhadap tungau.

Jika Anda kontak fisik seperti berbagi pakaian, handuk dan sprei dengan orang yang terinfeksi, tungau bisa menyebar pada tubuh Anda sehingga Anda pun tertular penyakit ini.

Resiko scabies akan meningkat jika :

  1. Daya tahan tubuh melemah
  2. Kontak secara langsung dengan orang yang terinfeksi
  3. Menggunakan steroid atau perawatan lain seperti obat–obatan tertentu untuk rematik arthritis
  4. Sedang menjalani kemoterapi
  • Bahaya

Gatal sebagai reaksi alergi terkadang sangat menyiksa penderitanya, hal tersebut membuat tangan ingin sekali menggaruknya. Tapi bahayakah jika kudis yang gatal digaruk?

Menggaruk kudis artinya tubuh berusaha ingin mengurangi sensasi gatal yang muncul akibat kudis. Boleh saja Anda menggaruk kudis yang gatal, asalkan dengan aktifitas garuk yang terkontrol. Namun terkadang saat kita menggaruk kudis dengan gaya berlebih atau tanpa sadar ketika sedang tidur, maka dapat memunculkan komplikasi yang tak kita harapkan.

Adapun beberapa komplikasi yang dikhawatirkan ialah :

  1. kudis koreng/luka yang melebar karena garukan dan makin banyaknya jumlah tungau
  2. Garukan ringan hanya memunculkan garis–garis luka karena gesekan tungau atau benda lain
  3. Impetigo, yakni infeksi kulit karena sawar kulit terbuka serta jaringan kulit terinfeksi kuman, sehingga menimbulkan luka terbuka dan tampak melebar
  4. Abses
  • Pengobatan

Pengobatan di rumah dengan menerapkan gaya hidup di bawah ini mungkin akan membantu Anda dalam mengatasi penyakit kudis :

  1. Mengonsumsi obat. Hal ini mungkin akan membantu Anda untuk mengurangi gatal.
  2. Mendinginkan serta membasahi kulit. Celupkan kulit ke dalam air dingin dan kompres kulit menggunakan handuk basah, aplikasikan pada area kulit yang teriritasi. Ini mungkin bisa membantu kurangi gatal.
  3. Oleskan lotion penenang. Lotion calamine ialah cara baik untuk membantu redakan rasa nyeri dan gatal akibat iritasi kulit ringan.
  4. Konsumsi antihistamin. Hal ini dapat membantu Anda redakan gejala alergi akibat kudis.

Mungkin itulah informasi yang bisa kami sampaikan mengenai Penyakit Kudis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya. Sekian dan semoga bermanfaat.

Post by : jellygamatqnc.net

Penyakit Kudis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Categorised in:

No comment for Penyakit Kudis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *