Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Artikel Kesehatan » Penyakit Hepatitis B, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit Hepatitis B, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

(64 Views) Mei 16, 2017 3:54 pm | Published by | No comment

Penyakit Hepatitis B, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit Hepatitis B, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya –┬áHepatitis B adalah infeksi hati yang serius dengan penyebabnya oleh virus hepatitis B (HBV). Hepatitis B dapat memberikan suatu kondisi akut dan kronis pada penderita, jika tidak segera ditangani oleh medis atau pengobatan. Karena itu, hepatitis jenis ini sangat berisiko terkena sirosis, kanker hati dan gagal hati.

Penyakit Hepatitis B, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit Hepatitis B, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya. Gejala hepatitis B sangat sulit dikenali dan karena itulah sudah banyak orang yang tidak menyadari akan hal ini, bahwa dirinya telah terinfeksi. Virus pada penyakit jenis ini biasanya dapat berkembang selama 1-6 bulan. Selain dalam penularan virus, hepatitis dapat ditularkan melalui hubungan seks cairan sperma atau tubuh lainnya.

Penyakit ini sering dijumpai oleh orang dengan usis 50 tahun ke atas. Keluhan penyakit hepatitis B ialah : mual dan nafsu makan berkurang, lemas, muntah, nyeri sendi otot, kencing berwarna coklat, demam tinggi dll.

Penyebab & Gejala Hepatitis B

Penyakit Hepatitis B, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya. Virus penyebab penyakit ini disebut juga hepatitis dengan inkubasi panjang. Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Hepatitis B ini termasuk penyakit yang mudah menular. Pada penularannya bisa melalui kontak darah dan cairan tubuh lainnya. Banyak sekali orang yang tidak menyadari dirinya terkena infeksi dan inilah beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko terkena hepatitis B.

  • Konsumsi obat-obatan terlarang
  • Berhubungan seks dan berbagi jarum suntik
  • Terjadi kontak darah yang terinfeksi
  • Berbagi alat yang sudah terkontaminasi darah yang terinfeksi

Kontak cairan tubuh sperma dan vagina merupakan salah satu perantara utam pada penularan hepatitis B. Anda juga bisa mengalami penyakit jenis ini jika :Melakukan hubungan seks tanpa menggunakan kondom (seks oral dan anal), mempunyai pasangan hubungan seksual lebih dari satu orang dan pria atau wanita menjadi pekerja seks komersial. Gejala pada virus hepatitis B sulit dikenali, karena itu gejala-gejalanya tidak langsung terasa dan muncul. Banyak sekali orang yang tidak pernah menyadari akan hal itu dan seperti inilah gejala umum hepatitis B.

  • Nafsu makan berkurang
  • Merasa mual dan muntah
  • Nyeri perut bagian bawah
  • Kulit dan putih mata menguning
  • Tubuh merasa nyeri dan sakit kepala

Hepatitis B di Indonesia

Hepatitis B adalah suatu gangguan masalah dunia, termasuk di Indonesia. Suatu organisasi kesehatan dunia (WHO) memperkirakan 680 ribu penderita meninggal dunia pada setiap tahunnya akibat bahaya komplikasi hepatitis B seperti kanker hati dan sirosis.

Dengan cara penularannya, hepatitis B dapat menular melalui kontak darah dan cairan tubuh, seperti sperma dan vagina. Tidak hanya itu, beberapa penularan lainnya bisa melalui jarum suntik yang terkontaminasi virus, melalui kontak seksual, dan penularan ibu terhadap bayinya pada saat persalinan.

Bahaya Komplikasi Hepatitis B

Dari penyebab dan gejala hepatitis B kronis yang tidak melakukan tindakan lanjut pada perawatan dan pengobatan dapat mengalami bahaya komplikasi penyakit hati yang sangat serius. Beberapa komplikasi yang ditimbulkannya adalah kanker hati, sirosis dan hepatitis B Fulminan.

Kanker hati. Bahaya hepatitis kronis ini dapat berkembang menjadi kanker hati jika tidak di tangani dengan baik dan teratur. Gejala komplikasi bahaya ini antara lain mual disertai muntah, sakit perut, kulit menguning dan penurunan berat badan.

Penyakit Sirosis. Sirosi merupakan suatu pembentukan jaringan pada hati, jaringan inilah yang terbentuk setelah sel-sel yang awalnya normal sehingga mengalam inflamasi berkelanjutan. Gejala sirosis ini biasanya jarang terdeteksi dan tidak disadari oleh penderita sampai-sampai sebabkan rusaknya hati. Sirosis yang sudah parah cenderung memicu penurunan berat badan, mual disertai gampang lelah, gatal pada kulit dan pembengkakan perut dan pergelangan kaki.

Hepatitis B Fulminan. Hepatitis ini dapat terjadi saat sistem kekebalan tubuh sedang keliru atau lemah dan mulai menyerang hati. Beberapa gejala dari bahaya ini ialah penderita menjadi linglung disertai pembengkakan pada perut, dan sakit kuning. Penyakit ini biasanya sebabpkan hati tidak berfungsi kembali dan berakibat fatal jika tidak melakukan tindakan dan pengobatan.

Post by : jellygamatqnc.net

Categorised in:

No comment for Penyakit Hepatitis B, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *