Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Artikel Kesehatan » Penyakit Cacar Air, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit Cacar Air, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

(66 Views) Juni 8, 2017 2:19 pm | Published by | No comment

Penyakit Cacar Air, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit Cacar Air, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya – Penyakit cacar air, dalam ilmu kedokteran disebut varisela. Penyakit ini umumnya dialami oleh anak-anak berusia dibawah 10 tahun.

Penyakit Cacar Air, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Cacar air juga dapat menyerang orang dewasa dan gejala umum yang dimunculkam akan jauh lebih berat jika dibandingkan dengan anak-anak. Hampir semua orang dewasa yang pernah mengalami cacar air tak akan tertular lagi.

  • Gejala Cacar Air

Umumnya, gejala cacar air yang paling mudah terdeteksi ialah ruam merah yang bisa menyebar ke seluruh bagian tubuh. Ada beberapa gejala lain yang mungkin akan dialami oleh penderita sebelum ruam muncul.

Ciri dan gejala tersebut dapat berupa :

  1. Demam
  2. Kelelahan
  3. Mual dan tubuh terasa tak segar
  4. Sakit kepala
  5. Hilang nafsu makan
  6. Rasa nyeri pada otot

Ciri dan gejala tersebut dapat dialami oleh penderita cacar air dewasa dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan penderita anak-anak. Setelah itu, muncullah ruam yang terasa sangat gatal.

Ruam ini biasanya akan melalui tiga tahapan perubahan, yaitu:

  1. Ruam menjadi bentol–bentol kecil yang terasa gatal.
  2. Bentol–bentol tersebut selanjutnya berubah menjadi bintil yang berasa cairan yang terasa sangat gatal.
  3. Setelah 1 sampai 2 hari, bintil kemudian akan mengering dan menjadi koreng yang akan terkelupas dengan sendirinya.

Tak semua bintil dapat melewati ketiga tahap secara bersamaan. Secara umum, ada bintil–bintil yang masih basah, sedangkan yang lainnnya sudah mengering. Bintil cacar air biasa muncul di bagian tubuh yaitu wajah, kulit kepala  belakang telinga, lengan, serta kaki.

  • Penyebab Cacar Air

Cacar air dapat menular dengan cara yang sangat cepat dan mudah. Penularannya dapat dengan melalui kontak secara langsung dengan penderita atau melalui percikan cairan ketika penderita bersin atau batuk. Anda bahkan dianggap telah terpajan oleh virus cacar air bila sudah mengalami kontak secara langsung atau pernah satu ruangan dengan penderita selama 15 menit.

Saat-saat yang harus Anda dihindari yaitu 1 sampai 2 hari sebelum ruam muncul hingga saat bintil mengering dan menjadi koreng (sekitar 1 minggu setelah timbulnya ruam).

Ada beberapa faktor yang mungkin mampu tingkatkan resiko Anda untuk tertular dari penyakit ini. Faktor–faktor resiko tersebut meliputi:

  1. Anda belum pernah terkena cacar air
  2. Belum mmendapat vaksin cacar air, terlebih ibu hamil
  3. Mempunyai daya tahan tubuh yang lemah, seperti karena mengidap HIV, pemakai obat-obatan steroid, atau sedang menjalankan kemoterapi
  4. Bekerja ditempat umum misalnya di rumah sakit atau sekolah
  5. Serumah dengan anak-anak
  6. Bayi, terlebih lagi yang  baru lahir, mempunyai ibu yang belum mendapat vaksin cacar air
  • Bahaya Cacar Air

Tak semua anak yang tertular cacar air bisa sembuh dengan sendirinya tanpa adanya pengobatan. Tanda dan gejala tak biasa yang ada baiknya Anda waspadai yaitu infeksi yang terjadi pada bintil–bintil di kulit atau bila anak mengalami muntah, kejang,  leher kaku, dan sulit berjalan, bicara, dan menjaga keseimbangan tubuh. Segera hubungi dokter bila keadaan cacar air anak Anda semakin serius.

Sedangkan, kondisi penderita cacar air dewasa akan lebih parah dan beresiko mengalami komplikasi. Antivirus mungkin dapat sangat efektif untuk mengatasi penderita cacar air dewasa bila diberikan pada 24 jam pertama ketika pertama kali timbul bintil-bintil air.

Penyakit cacar air pada bayi yang baru lahir, wanita hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah juga lebih rentan terhadap komplikasi yang serius. Ada baiknya mencari bantuan medis secepat mungkin apabila terpapar virus ini atau mengalami tanda dan gejalanya.

  • Pengobatan Cacar Air

Penyakit cacar air tidak mempunyai langkah pengobatan khusus. Tujuan dari pengobatannya ialah untuk mengurangi gejala-gejalanya.

Obat-obatan yang dipakai untuk mengobati cacar air biasanya ada dua jenis. Pertama yaitu paracetamol untuk turunkan demam. Dan yang kedua ialah losion atau bedak kalamin untuk kurangi rasa gatal di kulit.

Post by : jellygamatqnc.net

Penyakit Cacar Air, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Save

Save

Categorised in:

No comment for Penyakit Cacar Air, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *