Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Gejala Penyakit A-Z » Penyakit bronkitis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit bronkitis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

(47 Views) Mei 3, 2017 9:31 am | Published by | No comment

Penyakit bronkitis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit bronkitis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya – Bronkitis merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena adanya infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan utama di paru-paru atau bronkus yang menyebabkan terjadinya peradangan pada saluran pernapasan tersebut. Kondisi ini termasuk salah satu penyakit pernapasan. Bronkitis terbagi menjadi dua jenis, yakni bronkitis akut yang bisa terjadi sekitar dua sampai tiga minggu. Bronkitis akut merupakan penyakit pernapasan yang sering terjadi dan menyerang anak-anak yang berusia dibawah 5 tahun.

Penyakit bronkitis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Sedangkan yang kedua adalah bronkitis kronis. Penyakit jenis ini merupakan infeksi bronkus yang dapat bertahan selama 3 bulan dalam setahun, dan dapat berulang pada tahun berikutnya. Bronkitis kronis merupakan penyakit yang paling sering terjadi pada orang dewasa yang berusia diatas 40 tahun. Bronkus merupakan saluran udara yang akan membawa udara ke paru-paru, begitu pun sebaliknya. Dinding bronkus dapat menghasilkan lendir guna untuk menahan debu dan partikel lainnya yang bisa menyebabkan iritasi. Agar tidak masuk ke dalam paru-paru.

Bronkitis akut dapat di sebabkan karena terjadinya infeksi pada paru-paru yang disebabkan oleh virus. Iritasi dan peradangan, dapat menyebabkan bronkus memproduksi mukosa atau lendir lebih banyak. Sehingga tubuh berusaha untuk mengeluarkan mukosa atau lendir yang berlebihan itu dengan cara batuk. Penyebab bronkitis kronis secara umum di sebabkan karena seringnya merokok. Dari seriap isapan rokok, berisiko dapat merusak bulu-bulu kecil di dalam paru-paru yang disebut silia.

Rambut silia berfungsi sebagai penghalau untuk menyapu keluar debu, iritasi dan lendir yang berlebihan (mukosa). Dalam jangka waktu beberapa lama, kandungan rokok dapat menyebabkan terjadinya kerusakan permanen pada silia dan lapisan dinding bronkus. Ketika hal ini terjadi, maka kotoran yang ada pada paru-paru tidak bisa keluar dan dibuang dengan normal. Akibat lendir dan kotoran yang menumpuk didalam paru-paru, dapat menyebabkan sistem saluran pernapasan menjadi lebih rentan terserang infeksi paru-paru.

Gejala Penyakit Bronkitis

Gejala penyakit bronkitis pada umumnya adalah batuk kering yang berangsur lama. Tetapi, terkadang batuk juga sering disertai dengan keluarnya dahak yang berwarna kuning keabu-abuan. Meskipun hal tersebut tidak selalu terjadi, kemungkinan batuk bisa bertahan selama beberapa minggu setelah gejala lainnya menghilang. Kondisi ini bila berangsur lama maka akan menyebabkan otot dada dan otot perut terasa sakit.

Berikut ini adalah beberapa gejala dari penyakit bronkitis:

  • Sedikit demam dan menggigil.
  • Sakit kepala.
  • Tenggorokan sakit.
  • Badan terasa nyeri.
  • Sesak napas.
  • Hidung dan sinus yang tersumbat.
  • Kelelahan.
  • Dada terasa tidak nyaman.
  • Batuk.
  • Mengi.
  • Produksi lendir berwarna kuning atau hijau keabu-abuan disertai dengan darah.
  • Infeksi dada berkali-kali.

Gejala yang disebabkan oleh penyakit bronkitis yang ringan mungkin tidak akan membuat anda terlalu khawatir. Dan tidak perlu menemui dokter, tetapi gejala penyakit bronkitis kronis biasanya akan memburuk ketika cuaca lebih kering atau dingin. Pada umumnya penderita penyakit bronkitis kronis bisa mengalami serangan bronkitis yang parah setiap dua kali dalam setahun.

Penyebab Penyakit Bronkitis

Pada umunya penyakit bronkitis disebabkan oleh virus dan sebagian besar diantaranya adalah oleh virus penyebab pilek dan flu. Virus dapat terhirup ketika tertahan di udara, virus ini terkandung didalam jutaan tetes air kecil yang keluar dari hidung atau mulut pada saat kita batuk atau bersin. Ternyata virus ini juga dapat bertahan pada permukaan benda apa pun selama satu hari.

Seseorang dapat terinfeksi virus pada saat menyentuh benda yang sudah terkontaminasi, lalu setelah itu meletakkan tangannya di sekitar mulut atau hidung. Selain oleh virus, ternyata seseorang juga bisa terinfeksi penyakit bronkitis yang disebabkan karena bakteri. Dan pemicu penyakit bronkitis paling utama adalah merokok. Orang yang merokok atau tinggal bersama dengan perokok aktif, akan lebih berisiko terkena penyakit bronkitis.

Penyakit bronkitis juga dapat disebabkan atau dipicu oleh lingkungan tempat bekerja, kondisi ini disebut sebagai bronkitis okupasi. Istilah penyakit bronkitis okupasi disebabkan karena kondisi ketika penderita mengalami bronkitis yang disebabkan oleh unsur iritasi di tempat kerja seperti amonia, serpihan debu, klorin dan serat kain.

Bahaya Penyakit Bronkitis

Penyakit bronkitis merupakan suatu penyakit yang serius dan benar-benar harus mendapatkan penanganan yang tepat. Jika anda sudah mengalami gejala-gejala seperti yang sudah saya sebutkan diatas. Maka sebaiknya anda segera mendatangi pihak medis agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sehingga ketika anda di diagnosis positif menderita penyakit bronkitis, maka anda bisa melakukan pengobatan sejak dini sebelum penyakit tersebut dapat menjadi lebih parah dan mengancam nyawa anda.

Berikut ini adalah beberapa bahaya  yang dapat disebabkan oleh penyakit bronkitis:

  1. Kerusakan paru-paru.
  2. TBC.
  3. Sesak nafas.
  4. Batuk menahun dan berdarah.

Itulah beberapa dari bahaya yang dapat disebabkan oleh penyakit bronkitis jika anda tidak menanganinya dengan tepat. Jangan pernah menganggap sepele penyakit bronkitis ini, karena walaupun gejala awalnya merupakan gejala batuk biasa, tetapi jika di biarkan tanpa penanganan dengan baik maka akan sangat membahayakan kesehatan. Bahkan dapat mengancam nyawa si penderita penyakit bronkitis. Untuk itu selalu waspada dengan timbulnya gejala-gejala yang mendekati atau hampir sama dengan gejala penyakit bronkitis diatas.

Post by: jellygamatqnc.net

Categorised in:

No comment for Penyakit bronkitis, Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *